Wednesday, September 7, 2016

Proses Bernafas dan Struktur Paru-paru Manusia

Paru paru adalah organ yang sangat keren kerena ia bertanggungjawab akan proses pernafasan. Paru-paru mempunyai dua bagian, yaitu paru-paru kiri dan kanan. Fungsi paru-paru secara umum adalah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dan mengeluarkan karbondioksida.


Paru-paru memiliki beberapa struktur yang nantinya akan kita bahas satu per satu. Struktur paru-paru dimulai dari hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkioulus, dan alveoulus. Untuk lebih jelasnya silakan lihat pada gambar dibawah ini supaya tidak bingung.

[caption id="attachment_240" align="aligncenter" width="475"]struktur paru-paru Struktur paru-paru secara detail[/caption]

1. Hidung


Hidung adalah tempat pertama masuknya udara dari luar ke dalam tubuh. Di dalam hidung ada bulu hidung yang berfungsi untuk menyaring udara kotor masuk ke dalam tubuh. Jika kotorannya besar, maka akan terselip di bulu hidung tersebut. Jika kotorannya berukuran sedang masuk ke dalam hidung dan kemudian bisa melewati saringan bulu hidung, maka kotoran tersebut nantinya akan dikeluarkan dengan cara bersin. Lain halnya dengan kotoran yang sangat kecil, nantinya kotoran kecil ini akan dikeluarkan dari paru-paru dengan cara batuk. Hidung juga berfungsi untuk melembabkan udara, kerena jika udara kering masuk ke dalam paru-paru, kemungkinan akan melukai paru-paru.



2. Faring


Faring adalah bagian kedua yang bersinggungan dengan udara yang masuk, faring biasanya adalah rongga lembab yang juga berfungsi untuk melembabkan udara, dan menangkap kotoran berukuran sedang di dindingnya yang pada akhirnya akan dikeluarkan dengan cara bersin.



3. Laring


Laring adalah pintu masuk udara setelah melalui faring, ini kerena saluran udara dapat tertutup dan terbuka. Kenapa bisa demikian? ini kerena ada bagian yang disebut epiglotis, epiglotis ini bisa menutup saat kita menelan makanan, dan terbuka jika kita bernafas. Disini juga terdapat pita suara yang kita gunakan untuk bicara.



4. Trakea


Trakea adalah saluran selanjutnya setelah udara melewati laring. Trakea adalah saluran yang paling besar, biasanya terdiri dari tulang rawan yang lumayan keras untuk mempertahankan salurannya. Di trakea terdapat rambut-rambut kecil yang disebut silia. Silia ini bertugas untuk mengeluarkan kotoran yang berhasil masuk ke dalam paru-paru dengan cara disapu menuju ke rongga atas yang akhirnya akan dibatukan. Kotoran ini biasanya sudah dalam bentuk dahak yang kental.



5. Bronkus


Bronkus merupakan saluran selanjutnya dari trakea, saluran ini sedikit lebih kecil dari trakea dan tidak mempunyai tulang rawan, bronkus akan tersu bercabang sampai saluran yang paling kecil yang disebut bronkioulus. Jika pada kondisi tertentu bronkus ini bisa mengecil -contohnya pada kondisi asma- kerena bronkus ini tidak mempunyai tulang rawan.



6. Alveolus


Sampai akhirnya pada struktur alveolus. Alveolus ini adalah unit terkecil dari paru-paru, bentuk nya seperti buah anggur yang berjuntai. Ada sekitar 300.000 sampai 400.000 alveolus dalam paru-paru orang dewasa. Diameternya biasanya sekitar 300 mikron. Fungsi dari alveolus ini adalah sebagai tempat bertukarnya gas dalam paru-paru.


Dalam alveolus ini terdapat pembuluh darah kapiler yang sangat banyak sekali, dari pembuluh darah kapiler inilah nantinya gas antara oksigen dan karbondioksida bertukar dari alveolus dan pembuluh darah kapiler. Oksigen dari hasil menghirup banyak berada di alveolus, sedangkan hasil metabolisme tubuh - karbondioksida- banyak terdapat pada pembuluh darah kapiler vena, dan terjadilah tukar menukar gas di sini.

Sekarang kita sudah paham betul bagaimana paru-paru memproses pertukaran gas dari dan ke dalam tubuh. Selanjutnya kita akan bahas fungsi paru-paru di lain kesempatan. Jika ada pertanyaan dan masih belum paham betul, silakan kirimkan komentar Anda di bawah ya. Semoga artikel to the point ini bermanfaat.

No comments:

Post a Comment