Wednesday, September 21, 2016

Ciri-ciri Serangan Jantung yang Mesti Diwaspadai

Jantung adalah organ yang sangat vital bagi tubuh, jantung memberikan suplai darah pada seluruh tubuh agar dapat berfungsi dengan baik. Kadang jantung bisa sakit dan tidak bekerja dengan baik. Ini sering dikenal dengan istilah serangan jantung atau heart attack, serangan jantung dapat terjadi saat aliran darah yang mensuplai darah ke jantung itu sendiri tidak lancar. Jika jantung sendiri tidak mampu menerima aliran darah, bagian jantung tersebut akan segera rusak dan akan berakibat kematian.



Pengertian


Secara singkat serangan jantung adalah rasa sakit pada jantung kerena aliran dara pada jantung itu sendiri terhambat. Serangan jantung dapat terjadi pada siapa saja baik pria maupun wanita. Tapi Anda tidak usah khawatir kerena serangan jantung dapat ditanggulangi dengan baik. Tapi perawatan yang diberikan harus cepat sejak awal gejala muncul.



Penyebab


Serangan jantung umumnya terjadi kerena kondisi penyakit sebelumnya seperti coronary arthery disease atau penyakit arteri jantung koroner. Pada keadaan ini sekumpulan lemak atau plak tertimbun lama di dinding pembuluh darah arteri koroner (pembuluh darah yang mensuplai jantung sendiri). Jika plak ini lama dan banyak menumpuk, maka akan menghalangi lancarnya aliran darah.


Jika serangan terjadi dan plak yang menumpuk di area jantung koroner tidak dirawat dengan cepat, otot jantung akan mulai mati dan akan meninggalkan bekas luka. Bekas luka ini mungkin tak kasat mata, tapi efeknya sangat signifikan pada jantung, fungsi jantung benar-benar terganggu.



Ciri-ciri Serangan Jantung


serangan jantungSerangan jantung biasanya terjadi secara mendadak dengan ciri-ciri yang khas. Ciri yang umum terjadi adalah rasa nyeri dan rasa tidak nyaman di dada bagian tengah. Berikut ini adalah ciri-ciri serangan jantung yang mesti Anda ketahui:



1. Nyeri


Selama beraktivitas, nyeri akan terasa di berbagai tubuh. Otot yang tidak tersuplai darah dengan baik akan terasa nyeri. Nyeri pada bagian tubuh biasanya terasa seperti kram kerena proses metabolisme di otot terganggu.


Nyeri dibagian dada, terasa sesak dan tertekan kerena suplai darah ke otot jantung tidak mencukupi. Nyeri ini bisa dirasakan setiap hari.



2. Sesak Napas


Masuknya cairan ke dalam paru-paru akan mengganggu peru-paru dalam menerima oksigen dari udara luar. Jadi pada serangan jantung juga disertai sesak napas saat melakukan aktivitas. Tapi jika sesak napas tetap terjadi meskipun tidak melakukan aktivitas, kemungkinan ini adalah serangan jantung tingkat lanjut. Sesak napas akan terasa sekali saat posisi berbaring, kerena di posisi tersebut sulit untuk mengembalikan cairan berlebih yang ada di paru-paru kembali ke jantung.



3. Kelelahan


Otot jantung yang melemah akan menyebabkan penyebaran darah ke seluruh tubuh terganggu. Anda biasanya akan merasa lelah dan capek meskipun tidak sedang beraktivitas berat. Jadi, disarankan untuk Anda selalu aktiv berolah raga supaya jantung mampu beradaptasi dan menguat.



4. Jantung Berdebar-debar


Anda akan merasakan jantung Anda terasa berdebar-debar tanpa sebab apa-apa. Debar-debar ini biasanya dibarengi dengan kelelahan, sesak napas, dan nyeri.



5. Sakit Kepala dan Pingsan


Pompa jantung mengalami gangguan pada seluruh organ tubuh, termasuk otak. Jika otak kekurangan suplai darah, maka fungsi otak pun akan terganggu. Anda mungkin akan merasa pusing dan pingsan akibat dari kekurangan darah. Kepala akan terasa sangat nyeri terus-menerus sampai ke tulang punggung.


Itulah ciri-cari dari serangan jantung yang harus Anda waspadai, kerena jika muncul gejala di atas dan tidak mendapatkan perawatan intensif secepatnya, maka bisa jadi akan menyebabkan kematian. Terima kasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment