Wednesday, September 7, 2016

Luar Biasanya Sistem Imun

Sistem imun adalah sistem yang bertahan untuk menjaga tubuh dari serangan luar, baik berupa serangan infeksi ataupun zat asing. Sistem imun adalah sistem yang tidak bekerja sendiri, ia adalah kombinasi dari sel, molekul, dan jaringan yang bekerja bersama-sama untuk melawan infeksi.


Dari fungsinya, sistem imun seperti tentara-tentara yang melawan infeksi di dalam tubuh, menghancurkan mikroorganisme atau benda asing, mengeliminasi sel yang sudah mati, dan mengenali dan melawan sel tubuh yang tumbuh tidak normal. Organ yang turut berperan dalam proses sistem imun adalah sumsum tulang, kelenjar thymus, kelenjar limfe, dan jaringan limfoid. Sistem imun ada dua macam, yaitu; sistem imun non-spesifik atau alami, dan sistem imun spesifik.



Sistem Imun Non-spesifik


Sistem ini adalah pertahanan yang secara alami sudah ada dalam tubuh, ia dapat mendeteksi benda asing atau mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh, namun sistem imun alamiah ini tidak dapat mengenali benda asing apa yang masuk. Ia akan mengeliminasi semua mikroorganisme atau benda asing yang masuk tanpa pandang bulu.


Reaksi ini biasanya adalah serangkaian proses yang sering terjadi di dalam tubuh meliputi reaksi peradangan, protein antivirus atau biasa kita sebut dengan interferon, sel natural killer (NK), dan sistem komplemen. Sistem imun ini adalah sistem pertahanan yang berlapis-lapis.


Lapisan pertama yang bersinggungan dengan benda asing atau mikroorganisme adalah sistem pertahanan kulit, membran mukosa, kelenjar keringat, sebum, kelenjar air mata, silia, asam lambung, dan kelenjar ludah. Sifatnya kebanyakan adalah sebagai pembersih tubuh dengan cara mencegah mikroorganisme atau zat asing memasuki tubuh.


Lapisan selanjutnya adalah sel leukosit fagosit, protein antimikroba, dan reson peradangan. Jika lapisan sistem imun yang pertama dapat ditembus oleh mikroorganisme atau benda asing, maka proses selanjutnya adalah melawannya di dalam tubuh oleh sel-sel yang berperan aktif membunuh mikroorganisme yang tembus ke dalam tubuh.


Lapisan terakhir adalah barisan pertahanan dari sel limfosit dan antibody. Lapisan sistem imun ini sudah sangat kompleks untuk melawan benda asing dan mikroorganisme.

Sistem Imun Spesifik


Ini adalah sistem imun yang mempunyai kelebihan dalam mengenali benda asing atau mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh. Sistem ini mampu merespon berbagai benda asing atau mikroorganisme (antigen) dan membedakannya dengan diri sendiri. Sistem imun ini sifatnya sesuai dengan antigen yang masuk, jika tidak ada antigen yang masuk, maka sistem imun ini tidak akan bereaksi. Jadi intinya adalah sistem imun ini akan beradaptasi sesuai dengan temuannya. Sel limfosit adalah sel yang berperan dalam sistem pertahanan spesifik ini.


Proses penghancuran antigen ini mempunyai dua cara, yang pertama adalah imunitas humoral yang diperankan oleh sel limfosit B dan dilaksanakan oleh antibody atau immunoglobulin (Ig) yang merupakan sekresi dari sel plasma dan sel antitoksin.

Kemudian sistem imun spesifik ini mempunyai immunoglobulin yang bermacam-macam fungsi sesuai dengan jenisnya:

  • Immunoglobulin A (IgA) berfungsi untuk mencegah masuknya bakteri dan virus melalui jaringan epithel seperti air liur, air mata, dan ASI.

  • Immunoglobulin D (IgD) berfungsi untuk memicu deferensiasi jaringan limfosit B menjadi sel sel plasma dan limfosit B memori, keduanya nantinya akan menjadi cikal bakal pembentukan imun dan mengingat antigen yang masuk.

  • Immunoglobulin E (IgE) berperan penting dalam proses alergi, dan immunoglobulin ini uniknya hanya ada pada mamalia. Selain berperan dalam hal alergi, sistem imun ini juga bisa melawan cacing parasit.

  • Immunoglobulin G (IgG) mampu menembus plasenta atau tali pusat bayi, dengan ini ibu memberikan sistem pertahanannya kepada calon bayi. IgG sudah dapat diberikan oleh ibu saat berumur 20 minggu pertama.

  • Immunoglobulin M (IgM) adalah antibodi yang pertama kali sampai dan menyerang antigen.


Cara sistem imun ini mengeliminasi antigen adalah dengan cara menetralkan antigen supaya tidak terlalu berbahaya, kemudian sistem imun akan mengepung antigen tersebut, selanjutnya para antibodi pertahanan akan mengendap ke dalam antigen, dan pada akhirnya antigen akan lisis atau hancur berkeping-keping. Ini adalah proses yang sangat luar biasa jika kita menyaksikannya langsung bagaimana tubuh kita melawan antigen.


Begitulah akhir cerita dari tentara yang ada dalam tubuh kita mempertahankan dari serangan luar, peristiwa ini sangat kompleks dan sangat luar biasa kerena manusia adalah ciptaan yang sempurna. Demikian akhir dari artikel mengenai sistem imun kali ini, kita akan bahas sama-sama lagi untuk lebih spesifik dari sistem imun. Ditunggu komentarnya ya!

No comments:

Post a Comment