Pengertian
Penyakit Alzheimer adalah suatu yang sering terjadi pada manula, penyakit ini yang menyerang sel otak, penyakit ini ditandai dengan melemahnya memori atau daya ingat, menurunya kemampuan merencanakan, analisa, dan berbahasa. Gejala alzheimer terjadi secara berangsur-angsur. Pertama-tama bisa diawali dengan lupa subjek pembicaraan atau lupa mengenali objek sekitar, kemudian ia bisa berkembang menjadi gangguan orientasi dan perubahan prilaku penderitanya. Perubahan prilaku pada penderita penyakit alzheimer ini bisa berubah menjadi agresif, penuntut, dan mudah sekali mencurigai orang lain. Bahkan penyakit alzheimer bisa berubah menjadi halusinasi, sulit untuk berkomunikasi, dan tidak mampu melakukan aktivitas dengan baik.
Penyebab
Penyeba dari penyakit alzheimer ini belum bisa dipastikan, banyak yang beranggapan bahwa penyakit ini terjadi kerena peningkatan produksi protein beta-amyloid di otak, penumpukan protein ini akan mematikan sel di otak.
Faktor yang mengarahkan terjadinya penyakit alzheimer adalah:
- Bertambahnya usia, penyakit alzheimer kebanyakan diderita oleh manula yang berusia diatas 65 tahun.
- Cidera kepala, cidera kepala mampu merusak sel-sel otak secara langsung.
- Keturunan, jika ada riwayat keluarga yang mempunyai penyakit alzheimer, maka kemungkinan penyakit ini akan diturunkan.
- Gaya hidup kurang sehat, gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok, alkohol, dan obat-obatan mampu merusak otak.
Diagnosis
Cara untuk memastikan penyakit alzheimer adalah berdasarkan gejala yang muncul. Tidak ada tes khusus yang bisa digunakan untuk mendiagnosa penyakit ini. Pada umumnya gejala alzheimer muncul sekitar 8-10 tahun sebelum dapat dipastikan positif alzheimer. Dokter hanya akan menanyakan mengenai masalah dan gejal yang muncul pada penderita alzheimer.
Pengobatan
Penyakit alzheimer ini pun masih belum ditemukan obatnya, tapi pengobatan yang biasa digunakan hanyalah untuk memperlambat perkembangan penyakit dan menanggulangi gejalanya. Jadi, segera temui dokter jika ada gangguan dalam mengingat. Jika penyakit alzheimer dapat diketahui secara dini, maka pencegahan dan penanganannya dapat dilakukan dengan baik.
Selain pengobatan dengan obat-obatan, penyakit alzheimer dapat ditangani oleh para psikolog, para psikolog akan merangsang fungsi berpikir penderita, meningkatkan kemampuan berbahasa, memecahkan masalah, dan membantu penderita agar bisa hidup dengan mandiri.
Pencegahan
Berdasarkan penyebab dari penyakit alzheimer, maka pencegahan penyakit ini sulit untuk dilakukan. Tapi ada beberapa cara pencegahan yang bisa dicoba untuk menjaga otak tetap sehat.
Konsumsi makanan sehat
Dengna makan makanan yang sehat, dapat menjaga kesehatan otak. Makanan yang bergizi dapat memenuhi nutrisi otak agar otak dapat memperbaiki kerusakannya dan mempertahankannya tetap sehat.
Berolahraga
Olahraga sudah menjadi kebutuhan hidup, kerena dengan berolahraga semua pasokan darah kaya akan nutrisi akan disebarkan ke seluruh tubuh dengan baik, khususnya otak. Dengan lancarnya aliran darah, otak akan tetap segar kerena pasokan nutrisi telah terpenuhi dengan baik.
Tidak merokok
Merokok sudah bisa dipastikan sebagai penyebab kerusakan sel-sel otak, kerena rokok memiliki banyak racun yang bisa mempercepat kerusakan sel otak.
Tidak minum alkohol dan obat-obatan terlarang
Alkohol dan obat-obatan terlarang mampu membunuh sel-sel otak secara perlahan-lahan. Dengan menjauhi gaya hidup ini, Anda bisa mengurangi resiko terkena alzheimer.
Sering-sering memeriksakan diri ke dokter.
Pencegahan akan penyakit alzheimer sangat baik jika sering memeriksakan diri ke dokter, diteksi dini penyakit ini akan sangat membantu dalam proses pencegahan selanjutnya.
Alzheimer adalah penyakit yang sangat ditakuti kerena akan mengganggu proses mengingat, berbahasa, memecahkan masalah, dan beraktivitas. Penyakit alzheimer merusak sel otak sedangkan sel otak tidak bisa diperbarui. Jadi, diteksi dini, dan pencegahan adalah hal yang paling efektif untuk melawan penyakit ini.
No comments:
Post a Comment