Jantung adalah organ yang sangat vital bagi tubuh, jika seseorang kehilangan satu ginjalnya, ia masih bisa hidup, sedangkan tanpa jantung? Semua sudah berakhir. Jantung secara umum berfungsi sebagai alat untuk memompa darah ke seluruh tubuh dan menampungnya kembali setelah dibersihkan dari racun karbondioksida oleh paru-paru. Pada saat jantung menerima darah yang kaya akan oksigen dari paru-paru, ia akan langsung menyebarkannya ke seluruh tubuh. Kemudian hasil dari metabolisme berupa karbondioksida dari seluruh tubuh langsung diangkut jantung keluar tubuh melalui paru-paru.
Semakin bertambahnya usia seseorang, akan sangat mempengaruhi kondisi jantung itu sendiri. Hal ini kerena fungsi jantung sudah semakin tua yang tanpa henti berdetak sejak sebelum dilahirkan ke dunia. Ia akan terus berdetak selama manusia hidup, dan secara berangsur-angsur akan mulai berkurang kemampuannya. Letak jantung terletak di tengah dada dan agak menyamping ke sebelah kiri dada. Besarnya jantung diperkirakan sebesar ukuran kepalan tangan kita.
[caption id="attachment_256" align="alignright" width="266"]
Jantung bekerja dengan mekanisme yang terus-menerus yang disebut sebagai siklus jantung dan biasanya kita kenal dengan denyut jantung. Dengan mekanisme bergantian antara berkontraksi atau mengosongkan isi dari jantung, dan relaksasi atau mengisi kembali darah ke jantung. Atau dapat kita tarik kesimpulan bahwa jantung memompa dan istirahat. Jantung mempunyai empat ruangan; yaitu atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan, dan ventrikel kiri. Ventrikel bertugas sebagai pemompa ke seluruh tubuh, dan atrium berperan sebagai penampungan. Keempat ruang jantung tersebut juga punya fungsi kontraksi dan relaksasi.
Setiap darah yang miskin oksigen dan mengandung banyak karbondioksida dari seluruh tubuh akan dialirkan ke arah paru-paru melalui dua vena atau pembuluh balik besar untuk menuju atrium kanan sebagai penampungan pertama, kemudian dari atrium kanan akan mengisi semua persediaan darahnya ke ventrikel kanan. Nah dari ventrikel kanan ini nantinya darah kotor tersebut akan dipompa ke paru-paru untuk dibersihkan kembali. Darah yang miskin akan oksigen biasanya akan nampak seperti warna merah kebiru-biruan. Selanjutnya setelah darah dibersihkan di paru-paru, maka darah akan kembali lagi ke atrium kiri sebagai penampungan kedua. Jika atrium kiri sudah penuh dan mulai mengisi darah di dalam atrium kiri, maka darah akan diisi ke ventrikel kiri. Ventrikel kiri nantinya akan langsung memompa darah ke seluruh tubuh. Begitulah siklus jantung yang terus berulang-ulang. Baca juga tentang pembuluh darah.
Jantung mempunyai otot yang lain daripada yang lain, kerena cuma jantung yang mempunyai otot yang khas dan spesial. Otot ini didesain untuk terus berkontraksi tanpa kenal lelah. Otot jantung akan berkontraksi sesuai dengan instruksi dari sistem saraf otonom. Bisa kita baca kembali tentang sistem saraf. Dengan adanya sistem saraf otonom, maka jantung akan dicetuskan untuk berkontraksi oleh sebuah potensial aksi atau serangkaian listrik. Ketika jantung berkontraksi, dengan adanaya potensial aksi, jantung akan berdenyut dengan berirama. Kalau kita dengarkan suara jantung seperti suara "lup-dup". Potensial aksi ini mempunyai serangkaian mekanisme yang melibatkan K+, Na+, dan Ca++. Sehingga jika dalam tubuh ada gangguan dari kadar K+, Na+, dan Ca++, maka fungsi jantung juga akan tergangu.
Otot jantung menghasilakan arus listrik dan disebarkan langsung ke seluruh jantung dan dihantarkan melalui cairan yang ada dalam tubuh. Sehingga dari aliran listrik tersebut kita dapat mengetahui kondisi jantung melalui alat khusus yang disebut electrocardiogram (ECG). Jadi ECG akan merekam semua aktivitas listrik di jantung. ECG dapat mengetahui kecepatan denyut jantung yang abnormal, gangguan irama jantung, serta kerusakan otot jantung.
Nah, mungkin sampai disini kita bicarakan tentang jantung. Jadi, jantung mempunyai mekanisme yang lumayan rumit dan menggugah rasa ingin tahu bagaimana jantung terus berdetak. Semoga dengan artikel ini bisa menambah pemahaman kita akan jantung kita. Terima kasih sudah membaca artikel sangat singkat ini.
No comments:
Post a Comment