Diantara kita mungkin ada orang yang sangat senang menjalankan ibadah puasa, entah itu puasa sunnah senin kamis atau puasa 3 hari pertengahan bulan dan puasa wajib di bulan ramadhan. Untuk kali ini kita akan fokus pada puasa sunnah. Puasa sunnah sangat dianjurkan bagi remaja yang belum siap untuk menikah, dan juga bagi orang yang susah untuk meredam emosinya. Tujuan dari puasa adalah menahan makan, minum, dan nafsu.
Puasa sunnah sangat dianjurkan bagi semua umat islam, kerena jika ibadah puasa dilakukan dengan cara yang benar, puasa tidak hanya memberikan manfaat pada mental, tapi juga kesehatan tubuh. Manfaat puasa bagi kesehatan sudah jelas diketahui bahwa dengan berpuasa tubuh akan menjadi semakin sehat. Berikut adalah poin-poinnya:
1. Menurunkan kadar kolestrol
Dengan menurunnya kadar kolestrol jahat di dalam tubuh, maka akan terhindar dari penyakit jantung dan stroke.
2. Mengurangi tekanan darah tinggi
Hipertensi yang disebabkan oleh penimbunan lemak oleh kolestrol jahat akan menurun.
3. Meningkatkan fungsi otak
Saat sedang berpuasa, neurotropik yang berasal dari otak akan meningkat. Dengan begitu maka tubuh akan memproduksi lebih banyak sel otak, dan fungsi otak pasti akan lebih cemerlang.
4. Menyehatkan pencernaan
Dengan berpuasa, sistem pencernaan akan tetap berjalan sebagaimana mestinya, tapi ia akan membantu menyeimbangkan cairan tubuh.
5. Mengurangi gula darah yang tinggi
Selama berpuasa, tubuh akan meningkatkan proses pemecahan gula darah agar mendapat energi yang mengurangi penggunaan insulin berlebih.
6. Mempertahankan berat badan ideal
Dengan berpuasa, maka pola makan akan teratur. Tak perlu diet yang memaksakan diri, cukup dengan berpuasa, berat badan ideal bisa dicapai.
7. Membakar lemak
Jika tubuh kekurangan gula saat berpuasa, maka tubuh akan memecah lemak untuk dijadikan energi.
8. Meningkatkan sistem imun
Sel pertahanan tubuh akan meningkat bahkan hingga 10 kali lipat untuk mempertahankan tubuh dari serangan mikroorganisme.
Itulah beberapa manfaat bagi tubuh jika kita berpuasa. Kerena masih dalam suasana paska Idul Adha. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana jika ibadah puasa sunnah dilakukan pada hari tasyrik? Hari tasyrik adalah hari dimana seseorang dilarang untuk berpuasa, yaitu 3 hari setelah hari raya idul adha. Inilah yang membuat seseorang yang gemar puasa sunnah merasa tidak nyaman dengan hari tasyrik kerena sudah rutinitas berpuasa sunnah. Ternyata ada hikmah tersendiri yang terkandung dari dilarangnya berpuasa pada hari tasyrik.
"Hari tasyrik adalah hari untuk makan dan minum"
HR. Muslim No. 1141
Hari tasyrik adalah hari dimana semua umat islam dilarang berpuasa kerena pada hari tasyrik adalah hari makan-makan dan minum-minum. Pada hari tasyrik Tuhan mecurahkan segala kasih sayang-Nya kepada umat. Di tiga hari tersebut pastinya kita mendapatkan banyak sekali daging untuk dimakan. Maka, disitulah kenapa kita dilarang untuk berpuasa pada hari tasyrik, kerena ini adalah bentuk nikmat yang diberikan Allah agar semua umat makan makanan yang enak-enak. Di hari besar itu pun sanak keluarga sedang berkumpul untuk merayakannya sambil makan-makan hidangan yang istimewa.
Jika puasa adalah untuk menahan nafsu, perlulah bagi kita untuk membebaskan diri dari berpuasa di hari-hari tasyrik. Namun jika tidak berpuasa, maka nafsu tidak terkontrol? Bukan demikian, nafsu dapat dikontrol juga dengan cara perbanyak berzikir kepada Allah. Dengan dekat dengan Allah, insya Allah nafsu dapat dikontrol dengan baik. Jika sudah selesai hari tasyrik kita dapat kembali menunaikan ibadah puasa sunnah.
No comments:
Post a Comment