Sepak bola sudah menjadi favorit bagi rakyat Indonesia, tidak hanya senang bermain sepak bola, namun juga banyak yang menyukai menonton pertandingan sepak bola entah itu secara langsung atau melalui saluran TV. Yang menjadi sorotan bahwa siaran sepak bola biasanya sampai larut malam jika Anda penyuka pertandingan liga Champion atau partandingan tim kesayangan Anda yang berbeda waktu dengan waktu di Indonesia. Inilah yang pada akhirnya akan menyebabkan Anda terjaga sampai larut malam. Terus bagaimanakah akibatnya pada kesehatan tubuh jika sudah menjadi kebiasaan terjaga sampai larut malam? Berikut penjelasannya.
Kebiasaan begadang malam adalah salah satu kebiasaan yang buruk bagi pencinta sepak bola. Dampak negatif yang mungkin terjadi pada orang yang suka begadang adalah sebagai berikut:
1. Menurunkan daya tahan tubuh
Bahaya pertama akibat terlalu sering begadang adalah menurunnya sistem imun, jika sistem imun menurun kemampuannya, maka segala macam penyakit akan sangat mudah terjadi. Hal ini kerena malam hari digunakan tubuh untuk memperbaiki diri dan membuang racun yang ada dalam tubuh. Jika waktu malam yang seharusnya digunakan untuk istirahat terganggu, maka sel-sel tubuh yang harus diperbarui terganggu begitu juga dengan racun yang akan sulit dibuang keluar dari tubuh.
2. Darah Tinggi
Darah tinggi atau hipertensi adalah peyakit yang diam-diam mematikan, hipertensi dapat muncul dari kebiasaan begadang. Penyakit yang sering muncul setelah hipertensi ini adalah penyakit jantung, stroke, ataupun penyakit lainnya. Ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Detroit dan Chirsoper Draka yang meneliti hubungan hipertensi dengan insomnia, hasilnya menunjukan bahwa insomnia atau susah untuk tidur malam hari akan mengarahkan ke penyakit darah tinggi.
3. Penyakit Jantung
Jika Anda sering begadang, maka Anda akan terpapar dengan udara malam yang buruk bagi kesehatan. Penyebab yang sering terjadi adalah serangan jantung.
4. Stroke
Terjaga saat larut malam dan bangun siang hari akan mengakibatkan terserang penyakit stroke. Penelitian yang dilakukan oleh Warwick Medical School menunjukan bahwa jika seseorang kurang tidur selama 6 jam sehari, maka dapat meningkatkan resiko stroke sekitar 15%.
5. Kegemukan
Begadang ternyata memicu kegemukan , hal ini kerena dengan begadang maka tubuh akan lambat untuk melakukan metabolisme. Selain itu jika Anda tidur kurang dari 6 jam per hari akan meningkatkan kadar hormone yang memicu rasa lapar yang muncul pada malam hari. Jika Anda adalah wanita yang sangat memperhatikan bentuk tubuh, sebaiknya Anda tidak begadang malam.
6. Alzheimer atau penyakit pikun
Penyakit ini merupaka penyakit lupa ingatan sementara atau permanen, penyakit ini biasanya menyerang orang yang berusia lanjut dan sering begadang sampai larut malam.
7. Pusing
Jika Anda kurang tidur, maka sudah bisa dipastikan Anda akan jadi pusing saat bagun pagi hari. Seseorang yang begadang biasanya akan nampak lesu, tidak bersemangat, dan pusing waktu bangun tidur. Ini disebabkan oleh kamampuan otak dalam mengingat hal yang terjadi seharian ketika seseorang tidur.
8. Pucat
Gejala seseorang yang sering begadang dapat diketahui dari lingkar mata yang hitam dan wajah yang pucat. Hal ini disebabkan kerena tubuh yang kekurangan tidur tidak mampu mensekresikan hormone kortisol atau hormon stress secara maksimal. Hormon kortisol ini mempunyai fungsi sebagai pemecah kolagen dan protein yang ada di kulit, sehingga kulit akan menjadi sehat dan berseri.
9. Stress
Stress yang mampu mengarahkan ke depresi bisa terjadi pada seseorang yang sering begadang. Aktivitas begadang mampu mempengaruhi kesehatan mental seseorang, kebanyakannya jika seseorang kurang tidur maka ia akan mudah sekali untuk marah akan suatu hal.
Kesimpulannya, aktivitas begadang tidak baik bagi kesehatan kerena begadang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Boleh sekali-kali begadang, asal kebutuhan tidur selama minimal 6 jam per hari sudah terpenuhi. Dengan begitu Anda dapat nonton pertandingan liga champion tanpa khawatir akan gangguan kesehatan.
No comments:
Post a Comment