Wednesday, September 21, 2016

Lambung dalam Sistem Pencernaan

Lambung akan menjadi topik kita kali ini. Lambung adalah salah satu alat pencernaan makanan pada manusia. Letak lambung adalah di perut kiri atas. Lambung terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:




  • Bagian atas ada kardia yang menjadi pintu gerbang bagi makanan untuk masuk ke dalam lambung dari kerongkongan.

  • Bagian tengah atau bisa disebut dengan fundus yang bentuknya melengkung.

  • Bagian setelah fundus adalah badan lambung atau yang biasa disebut korpus.

  • Dan bagian bawah dari lambung adalah pintu masuk dari lambung ke usus halus yang disebut duodenum.


Untuk lebih jelasnya Anda dapat lihat pada gambar lambung berikut ini.


struktur lambungMakanan yang masuk melalui mulut ke lambung akan segera dicerna secara kimiawi yaitu dengan cara dicerna dengan cairan kimia lambung kurang lebih beberapa jam. Terdapat dua pintu masuk di lambung yang disebut sfingter yang berfungsi sebagai pintu masuk dan keluar dari dan ke lambung. Jadi fungsi sfingter ini berfungsi untuk menjaga makanan tetap dalam lambung selama masih dalam proses pencernaan.


Dinding lambung tersusun dari beberapa lapisan otot, otat yang pertama adalah otot melingkar, kedua adalah otot memanjang, dan yang terakhir adalah otot menyerong. Otot lambung berfungsi untuk membolak-balikan makanan di dalam lambung, pergerakan dari otot ini biasanya disebut dengan gerak peristaltik. Otot-otot ini membantu memecahkan makanan menjadi bentuk yang lebih kecil agar dapat diserap tubuh.


Selama makanan dibolak-balik oleh otot lambung, lambung juga mengeluarkan zat kimianya untuk melumatkan makanan tersebut. Zat kimia lambung tersebut disebut dengan asam lambung, pH dari asam lambung ini sangatlah asam, kira-kira pH 2. Asam lambung ini terdiri dari air dan enzim. Asam lambung ini adalah asam kuat yang mampu membunuh mikroorganisme dan juga mengaktifkan enzim pencernaan yaitu enzim pepsinogen menjadi pespsin. Enzim ini berfungsi untuk menhidrolisis protein menjadi molekul yang lebih kecil lagi menjadi peptida. Ada juga enzim renin yang disekresikan oleh lambung, fungsinya adalah mengubah kaseinogen menjadi kasein. Enzim lainnya adalah enzim lipse yang berfungsi untuk mengubah trigliserida menjadi asam lemak dan protein.


Proses selanjutnya setelah lambung mencerna makanan, makanan tercerna hingga akhirnya berbentuk seperti bubur di dalam lambung. Ini terjadi kerena hasil dari enzim dan otot-otot lambung. Makanan yang berbentuk seperti bubur ini biasa disebut sebagain chyme. Selanjutnya terjadi pencernaan di bagian pylorus yang mengatur chyme keluar sedikit demi sedikit ke dalam usus halus melalui duodenum. Ini terjadi dengan cara mengarahkan makanan oleh otot pilorus, otot pilorus akan berelaksasi atau mengendur jika tersentuh chyme yang asam kerena campuran asam lambung. Ia juga bisa berkontraksi untuk mengarahkan chyme ke arah usus halus. Setelah proses pencernaan dari 2 jam sampai 5 jam, lambung akan benar-benar kosong. Jadi siklus manusia makan adalah kira-kira sesuai dengan kosongnya lambung yaitu 5 jam. Kita makan 3 kali sehari yaitu makan pagi, siang dan malam. Jika lambung tidak diisi sesuai dengan jadwalnya kosong, atau lain katanya adalah telat makan, maka lambung akan mencerna diri sendiri. Inilah yang sering kita sebut dengan istilah penyakit mag.


Begitulah proses pencernaan yang dilakukan oleh lambung. Lambung berperan sebagai organ pertama yang mematikan mikroorganisme dengan asamnya yang kuat, dan ia juga sebagai alat pencernaan pertama di dalam tubuh. Semoga dengan artikel kali ini dapat menambah pemahaman Anda tentang organ lambung. Semoga bermanfaat dan jika Anda punya pertanyaan atau saran yang membangun artikel ini, silakan tuliskan di kolom komentar ya.

No comments:

Post a Comment