Tuesday, October 4, 2016

Yoshinori Ohsumi Memenangkan Nobel Prize Tahun Ini

[caption id="attachment_646" align="alignright" width="220"]Yoshinori Ohsumi Memenangkan Nobel Prize Tahun Ini Yoshinori Ohsumi Memenangkan Nobel Prize Tahun Ini
Sumber Gambar: wikipedia.com[/caption]

Tahun 2016 adalah tahun yang menggembirakan bagi Yoshinori Ohsumi. Yoshinori Ohsumi adalah seorang ahli biologi yang diberi penghargaan Nobel Prize atas temuannya dalam autophagy. Autophagy adalah proses dimana bagian sel mendaur ulang bagian isinya sendiri.


Pada tahun sebelumnya, 2015 Nobel Prize telah dibagikan kepada William C. Campbell dan Satoshi Omura atas usaha mereka dalam hal terapi infeksi yang disebabkan oleh parasit roundworm. Selain itu, Nobel Prize juga dibagikan kepada Youyou Tu atas temuannya dalam terapi melawan Malaria.


Yoshinori Ohsumi adalah ahli biologi dari Institut Teknologi Tokyo yang menerima Nobel Prize tahun ini, 2016. Proses autophagy pun sudah diteliti oleh para ilmuan sejak 1960an, tapi hanya sedikit yang dapat mengungkapkan bagaimana kerjanya sampai pada akhirnya seorang Yoshinori Ohsumi lah yang mempioner penemuan ini sejak 1990an.


Temuan ini sangatlah penting kerena proses autophagy adalah proses yang kompleks dalam menghilangkan bakteri yang telah berada di dalam sel, dan proses ini ada kaitannya dengan penyakit Parkinson, Diabetes tipe 2, dan beberapa kelainan yang sering terjadi pada orang tua.



Autophagy Itu . . .


[caption id="attachment_645" align="aligncenter" width="960"]Autophagy Autophagy
Sumber Gambar :wikipedia.com[/caption]

Proses autophagy itu sendiri dapat diartikan dalam bahasa sederhananya yaitu "makan sendiri". Setelah lama berlangsungnya penelitian, para peneliti menemukan sebuah sel yang mampu menghancurkan bagian dirinya sendiri dengan cara memindahkannya ke bagian komponen sel lainnya yang disebut lysossome untuk nantinya dihancurkan.


Anggota panita Nobel, Juleen Zierath menjelaskan bahwa Yoshinori Ohsumi telah menunjukan dan memperbaiki paradigma bahwa lysosome bukanlah tempat sampah selular, tapi ia adalah tempat pendaur ulang. Nebel Prize tahun 1990 menggunakan ragi untuk mengidentifikasi gen esensial proses autophagy. Yoshinori Ohsumi sendiri mencari tahu bagaimana mekanisme dari autophagy ini pada ragi dan ia menunjukan mekanisme yang sama terjadi di dalam sel tubuh manusia.



Manfaat dari Temuan Yoshinori Ohsumi


Kita harus berterima kasih kepada Yoshinori Ohsumi atas temuannya kerena kita sekarang telah mengetahui proses autophagy mampu mengontrol fungsi penting tubuh dimana komponen sel perlu didaur ulang. Proses autophagy sendiri mampu menyediakan energi dengan cepat dan membangun blok-blok untuk memperbaharui komponen selular yang telah rusak. Oleh kerena itu, hasil daur ulang ini akan sangat baik untuk respon selular terhadap kelaparan sel dan jenis stress tertentu dalam tingkat sel. Tak hanya itu, saat setelah infeksi bakteri atau virus, proses autophagy mampu mengeliminasi bakteri dan virus yang menginfeksi sel.  Jadi, jika ada gangguan dalam proses autophagy ini, maka ia akan mengarahkan ke penyakit Parkinson, diabetes tipe 2 dan penyakit lainnya yang biasa menyerang manula.


Mutasi gen di dalam proses autophagy ini akan menyebabkan berbagai macam penyakit. Ia juga mampu mengarahkan ke penyakit yang sukar diobati seperti kanker. Oleh kerena temuan ini, maka sekarang sudah diteliti bagaimana mengembangkan obat-obatan yang bisa membantu proses autophagy terhadap berbagai macam penyakit yang ditimbulkannya.


Jadi, dapat disimpulkan bahwa peraih penghargaan Nobel Prize sangat berjuang dalam memperoleh penemuan yang memukau dunia, kerena temuan mereka didedikasikan untuk membantu khalayak ramai. Yoshinori Ohsumi ikut andil dalam bidang kedokteran dan temuannya sangat bermanfaat dalam upaya pengobatan penyakit-penyakit yang bisa disebabkan oleh mutasi gen autophagy. Obat-obatan terbaru sedang dalam proses pembuatan untuk melawan penyakit Parkinson, diabetes tipe 2, dan bahkan penyakit kanker.


Semoga dengan temuan Yoshinori Ohsumi ini dapat memberikan kita harapan baru untuk melawan penyakit-penyakit yang sukar diobati. Terima kasih telah berkunjung.

No comments:

Post a Comment