Makanan yang sehat adalah makanan yang didambakan setiap orang. Apa jadinya kalau makanan yang tidak sehat kita konsumsi? Pastinya berbagai masalah akan mengancam tubuh kita. Kemudian apakah benar ada es krim mengancam kesehatan?
[caption id="attachment_697" align="aligncenter" width="1920"]
Sumber Gambar: pexels.com[/caption]
Baru-baru ini juga ada berita yang heboh mengenai adanya bakteri listeria pada es krim Nestlé, khususnya es krim Drumstick. Perusahaan Nestlé menarik produk es krim Drumstick Club dari pasaran setelah mendapatkan informasi bahwa es krim mereka mengandung Listeria yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Penyuka es krim pastinya adalah anak-anak. Jadi untuk kasus ini maka anak-anak sangat beresiko terkena penyakit yang disebabkan oleh es krim yang mengancam kesehatan.
[caption id="attachment_698" align="alignright" width="248"]
Sumber Gambar: flickr.com[/caption]
Namun apa sebenarnya Listeria ini?
Listeria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes. Penyakit infeksi ini biasanya menyerang orangtua, wanita hamil, dan orang-orang yang sistem imunnya lemah.
Gejala Listeria
Seseorang yang terinfeksi bakteri listeria akan memiliki gejala demam dan nyeri otot. Kadang-kadang juga dibarengi dengan diare atau gangguan pencernaan lainnya. Tapi setiap gejala dari listeria ini bervariasi di setiap orang.
- Wanita hamil: wanita hamil sering melaporkan adanya demam dan gejala-gejala yang tidak spesifik seperti kelelahan dan nyeri seluruh tubuh. Listeria pada masa kehamilan akan sangat berbahaya kerena ia bisa mencetuskan keguguran, bayi prematur, dan infeksi janin.
- Selain wanita hamil: gejala yang mungkin muncul adalah sakit kepala, nyeri leher, kehilangan keseimbangan, dan kejang kerena demam dan nyeri otot.
Baca juga:
Resiko Listeria
Beberapa orang yang sangat beresiko terinfeksi listeria:
- Wanita hamil: 14% kasus infeksi listeria terjadi pada wanita hamil. Infeksi pada masa kehamilan sangatlah berbahaya kerena ia bisa menyebabkan keguguran, dan masalah kehamilan lainnya.
Wanita hamil 10 kali lipat sangat beresiko terinfeksi listeria dibandingkan dengan yang lain. - Orangtua: Lebih dari 58% kasus listeria menginfeksi orangtua yang berumur 65 tahun atau lebih. Mereka memiliki resiko 4 kali lipat beresiko.
- Orang dengan sistem imun yang lemah: Seseorang yang memiliki imun yang lemah kerena berbagai kondisi seperti kanker dan terapi melemahkan imun (steroid, kemoterapi, dan radiasi), gangguan hati dan ginjal, diabetes, pecandu alkohol, dan HIV/AIDS.
Cara Mencegah Listeria
Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah infeksi listeria adalah sebagai berikut.
Mencuci makanan dengan bersih.
- Bilas semua bahan makanan seperti buah dan sayur dengan seksama sebelum dimakan, dikupas, atau dimasak.
- Gosok dengan baik area luar dari buah. Buah yang perlu dilakukan penggosokan yang seksama adalah buah melon, timun, dan semangka.
- Keringkan dengan tissue kering atau lap bersih
- Pisahkan daging mentah dengan sayur, makanan matang, dan makanan siap makan.
Pertahankan Kebersihan Lingkungan Dapur
- Cuci tangan, pisau, dan telenan sebelum menggunakannya.
- Selalu waspada bahwa bakteri listeria bisa tetap tumbuh di makanan dalam kulkas. Pertahankan suhu kulkas di bawah 40 F dan frezer dibawah 0 F
- Bersihkan semua bagian dari kulkas secara rutin.
- Bersihkan dinding dalam kulkas dengan air panas dan sabun, kemudian bilas.
- Masak Daging dan Daging Unggas dengan Matang
- Masak dengan matang makanan berbahan dasar hewan seperti daging kambing, unggas, atau babi.
Simpan Makanan dengan Aman
- Segera makan makanan yang siap makan sesegera mungkin. Jangan menyimpannya di dalam kulkas.
- Pisahkan makanan sisa ke dalam kontainer yang cepat dingin dan bungkus dengan baik dengan plastik atau kertas alumunium.
Pilihlah Makanan yang Aman
- Jangan minum susu yang masih mentah, jangan makan keju yang tidak melalui proses pasterurisasi.
- Cari informasi makanan yang kemungkinan ada listeria.
No comments:
Post a Comment